Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 November 2015

History Repeats Itself


            Sejarah berulang dengan sendirinya. Itu yang pertama kali aku pikirkan ketika membaca berita tentang Ac Milan yang menurunkan seorang kiper berumur 16 tahun bernama, Gianluigi Donnarumma. Semoga munculnya Donnarumma adalah pengulangan dari sejarah lahirnya kiper terhebat dan terkonsisten dalam sejarah sepakbola Italia dan (mungkin) dunia, Gianluigi Buffon.

picture taken from here


            20 tahun silam, tepatnya tanggal 19 November 1995, Gigi (Sebutan untuk Buffon, bukan istrinya Raffi Ahmad) melakukan debutnya untuk Ac Parma ketika melawan Ac Milan. Laga tersebut berakhir imbang 0-0 dan waktu itu Gigi berhasil mencuri perhatian khalayak penikmat sepakbola dunia, liga italia pada khususnya. Sejarah berulang. Saat itu Buffon muda berhasil menyingkirkan kiper Parma yang lebih berpengalaman, Luca Bucci. Meskipun di musim debut itu dia hanya kebagian jatah bermain sebanyak 9 laga saja. Buffon bertahan di Parma hingga musim 2000/2001 lalu hijrah ke Juventus hingga sekarang.
   
Semua penikmat dunia bal-balan pastilah tahu kalau Buffon adalah pemegang rekor transfer termahal untuk seorang kiper ketika dia pindah ke Juve. Mahar sebesar 51 juta euro yang dikeluarkan Juve di masa itu adalah sebuah angka yang fantastis, mengingat di jaman ini Juve kerap menahan isi kantong ketika membeli pemain. Perpindahan Buffon ke Juve pun kembali memakan korban seorang kiper berpengalaman, Van Der Sar. Dia akhirnya lebih memilih untuk mengalah hijrah ke Fulham. “Saya senang dan lega telah menandatangani kontrak kontrak untuk Fulham. Saya memiliki waktu yang sulit di Juve karena mereka mendatangkan Gianluigi Buffon. Sulit untuk menyingkirkan dia.” Ujar Van Der Sar seperti dikutip dari Daily Mail. Buffon sendiri bertahan di Juve hingga saat ini (2015) dan terus bermain konsisten. Padahal di Juve sudah datang silih berganti kiper-kiper penantang dalam diri Chimenti, Morgan De Sanctis, Marco Storari, Abbiati, Alex Manninger, Rubinho hingga yang terbaru Neto Murara. Buffon terus menampilkan performa yang ciamik disaat rekan-rekan seangkatannya mulai berguguran. Oliver Kahn, David Seaman, Toldo, Dida, Van Der Sar sudah lama pensiun, Petr Cech terbuang ke Arsenal, Cassilas terbuang ke Porto, Valdes tak terpakai di MU, Abbiatti tak terpakai di Milan, Julio Cesar dimana ya sekarang? Dan masih banyak lagi yang sekarang entah gimana kabarnya. Nama Buffon bersanding dengan kiper-kiper lintas generasi, dari Van Der Sar, Neuer sampai Donnarumma.  
Nah, di tahun ini Gigio (sebutan untuk Donnarumma), berhasil mengusik seorang kiper senior sarat pengalaman, Diego Lopez. Eks kiper Real Madrid yang telah berpengalaman mengawal gawangnya untuk pertandingan-pertandingan besar. Apakah sejarah lainnya akan terulang? Apakah Donnarumma akan pindah ke klub lain dengan rekor transfer? Atau dia akan bertahan di Milan untuk masa puluhan tahun yang dilakukan oleh Buffon di Juve? Menarik untuk mengikuti perkembangan kiper belia ini. Tentu, saya pribadi meskipun bukan Milanista sangat berharap Gigio tidak menjadi One Hit Wonders player. Istilah yang digunakan untuk pemain-pemain yang tiba-tiba muncul, tiba-tiba main bagus lalu tiba-tiba menghilang dari peredaran. Semoga Donnaruma akan menjadi kiper hebat seperti Buffon dan melahirkan persaingan antar kiper. Mungkin saja di masa depan akan ada rivalitas panas Donnarumma – Mulyadi. Hehe.
Berbicara tentang apa yang saya jadikan judul diatas. Agamaku sendiri, Islam, konon akan mengalaminya. Seperti disabdakan oleh Nabi SAW, yang kira-kira berbunyi begini, “Kaana al Islamu ghoriiban, wa sayakuunu ghoriiban” Dulu Islam itu asing dan akan berakhir asing kembali. Islam datang membawa rahmat dalam dunia yang penuh kegelapan. Lalu mempunyai penganut yang sangat luar biasa banyaknya. Untuk kemudian kembali menghilang. History repeats itself.

Haha. Apa banget yakin habis ngomongin bola ngomongin agama. =D

Senin, 16 Februari 2015

Alasan Mereka Meninggalkanku?

Adakah seseorang di dunia ini yang merasa sama seperti Aku? Atau pernahkah kalian melihat seorang yang seperti aku? Lho, emang aku seperti apa? Aku adalah All-alone Creation, guys. Aku adalah sesosok makhluk, manusia dan...... hidup yang apa-apa selalu sendiri. Pergi nonton sendirian, jalan-jalan sendirian, mengerjakan PR sendiri, duduk di kafe sendirian, nonton stand up comedy sendirian, ngerjain skripsi sendirian, foto-foto selfie sendirian, nonton bokep sendirian ... oke, aku sudah melenceng. Deskripsi di bawah ini adalah penggambaran yang 97% akurat tentang aku sendiri. Tentu saja tidak aku simpulkan secara seenak sendiri tapi ada beberapa yang diambil dari pendapat sebagian orang yang mengaku mengenalku.

Gambar cowok sendirian. *dok pribadi

.
          Kata salah satu guruku .... engga ding, tapi hampir semuanya, selalu berkata bahwa manusia itu makhluk sosial, selalu butuh teman, selalu berkoloni, selalu menggerombol. Kata orang-orang, setiap manusia yang hidup pasti setidaknya memiliki satu teman di hidupnya. Setiap manusia yang hidup pasti memiliki setidaknya satu orang yang selalu menemaninya. Iya, itu semua benar, tapi bagi mereka saja ..... tidak untukku. Kalau tidak salah, aku pernah memposting sebuat entry yang berjudul Manusia Anti-teori, nah teori bahwa setiap manusia yang hidup memiliki temanpun mentah di tubuhku.
Entahlah, nampaknya ada semacam kutukan yang menempel di tubuh ini. Sebab, sebaik apapun yang aku lakukan pasti selalu salah di mata orang-orang. Percaya deh, aku benar-benar nggak mempunyai teman, satu pun (apalagi pacar). Aku pun bertanya-tanya, apa yang salah kenapa aku bisa tidak memiliki teman. Setelah berpikir matang, ternyata yang salah adalah diriku sendiri, eksistensiku sendiri adalah salah. Ngenes? Iya aku memang lagi mau mencurahkan kengenesanku. Aku juga nggak lagi bercerita ke manusia, aku sedang bercerita ke blog yang aku anggap hidup.
          Inilah alasan-alasan kenapa aku begitu tidak menarik bagi kalian. Check it out:
1.     Fisikku
Apa yang salah dengan fisikku? Tidak ada. Semua anggota tubuh ada, lengkap. Tapi begitu ada banyak manusia yang baru melihatku satu kali saja sudah merasa enggan untuk berteman denganku. Banyak, banyak sekali terlalu sering aku merasakan sulit berteman dengan orang-orang yang bahkan baru melihatku. Entahlah, tapi memang begitu adanya. Jangankan berteman, untuk sekedar menanggapi ngobrol pun enggan. Intinya, begitu pertama kali melihatku langsung merasa jijik kali ya :D “Manusia yang tak dianggap manusia”
gambar cowok jelek banget *dok pribadi

2.     Ekspektasi Vs Realita
Ini juga sering aku alami dan temui terhadap mengapa orang-orang meninggalkanku. Pertama kenal, mereka pikir aku anak alim, sholih dan pinter agama melihat aku adalah lulusan pondok pesantren. Terus, ketika aku menunjukkan sisi bengalku entah itu dari sikap atau tutur kata, mereka langsung kecewa dan pergi dari kehidupanku. Tanpa pernah kembali bertutur sapa lagi.

3.     Tidak Bisa Diatur
Jadi pernah, aku gabung ke segerombolan anak. Waktu itu, karena bosan saja terus-terusan sendiri dan kebetulan mereka mengajakku gabung. Berhubung di kelas aku sering bercanda-canda gitu, mereka pikir bisa dengan seenaknya sendiri meluncurkan guyonan slapstik dengan objek utama aku. Dan mereka nggak berhasil menertawakanku karena aku bisa dengan mudahnya bersikap tak acuh. Lalu mereka jadi nggak mau mengajakku lagi. Kejadian seperti ini juga sering aku alami.
4.     Tidak bisa diomongin
Nah ini yang paling buruk. Aku selalu kurang menghargai pendapat orang (katanya). Padahal ekspresi wajahku ini atau kata-kata melalui pesan singkat aku rasa wajar. Aku merasa tidak menunjukkan ketidakhormatan. Ketika orang ngomongin aku, terus wajahku tidak menatap wajahnya, langsung deh aku dihakimi tidak bisa menghargai. Padahal omongannya juga aku dengerin dengan seksama. Entahlah.
5.     Terlalu mudah mengambil kesimpulan
Iya, aku memang suka berkata, “berarti” “berarti” “berarti” dan walaupun seringnya benar, mereka tetap saja meninggalkanku. Alasannya personal banget, “Aku nggak suka kalo kamu suka mengambil kesimpulan sendiri.”
6.     Miskin
Sudah jadi rahasia umum lah, cowok kaya pasti punya banyak teman. Teliti saja sendiri. kalian boleh berkata, “iya kan mereka Cuma memanfaatkan uangnya doang.” It’s ok. Mungkin itu benar, tapi tak apa guys. Aku malah sangat ingin seperti itu. Bisa mentraktir orang jajan, makan, traktir konsumsi nongkrong itu menyenangkan. Teman adalah kepentingan, lalu kepentingan apa yang berhubungan dengan orang miskin?
7.     Bodoh dan Malas
Iya, aku bodoh sekali dan celakanya aku malas. Aku bukanlah Firsta yang selalu ranking 1 dan selalu mendapatkan beasiswa. Seumur hidup, aku belum pernah dapat beasiswa. Dan aku malas mencarinya. Bukan malas sembarang malas, tapi malas yang sangat masyaAllah sekali. Aku adalah sosok makhluk yang sering sekali berkata, “nanti aja lah.” Ngeselin banget engga sih? Dan asu nya, saking malasnya, aku bisa menghabiskan 24 jam sehari ini dan 24 jam sehari berikutnya dengan tidak melakukan apa-apa!! Luar biasa kan? Dari hal satu ini aku kehilangan banyak orang; Setio Setiadji, Pak Maulana, Pak Kholiq, Mba Noorma (wkwk), Ayahku, Ibuku, banyak .....banyak sekali. Kemalasanku mengakibatkan orang-orang jadi malas sama aku. Baka.
8.     Terlalu Apa Adanya
Katanya, hidup paling enak itu kalau kita menjadi diri sendiri dan inilah yang aku dapatkan. Karena aku terlalu jadi diri sendiri, terlalu apa adanya inilah orang-orang jadi menjauhiku. Aku nggak bisa akting jadi orang atau kepribadian lain. Aku ya, dimanapun, selalu seperti ini.

9.     Alasan yang Normatif
Inilah yang masih membuat aku bertanya-tanya. Mereka bilang, “Aku terlalu baik” “Aku terlalu wah” “Aku terlalu berada di level atas mereka.” Itu sumpah alasan meninggalkan yang asu dan seasu-asunya guys. Baik dari mananya ketika banyak yang meninggalkanku justru dengan alasan bahwa aku nggak cukup baik? Wah dari mana nya ketika hidupku justru penuh dengan kengenesan? Kalau sudah begini aku mung iso ngomong jaaaancuk. *gaya nya Bayu Skak*
Terakhir, alasan personal dari mereka-mereka yang meninggalkanku adalah karena aku terlalu belagu dan sok. Padahal, apa yang bisa aku belaguin? Apa yang bisa aku sok-kan? Hey, aku Cuma bercanda. Dan sial, mereka benar-benar tidak bisa membedakan mana aku yang bercanda dan mana aku yang serius. Aku memang nggak konsisten.

Oke, Seperti biasa, aku cantumkan maksud dari entryku. Kali ini aku hanya sedang ingin menginstropeksi diri sendiri sebelum orang lain (lagi) yang menilai aku. Dan aku ngga mengharapkan kalian mengatakan sembilan poin itu karena aku sudah mengatakannya. Apa yang aku harapkan dari kesepianku ini? Entahlah.......hidupku memang hanya berputar soal meninggalkan dan ditinggalkan.

Senin, 09 Februari 2015

Raditya Dika Dan Pola Pikir

Sering, Aku berkeinginan menjadi seorang blogger yang serius. Yaa, nggak usah tinggi-tinggi lah, contohnya kayak Mbak Noorma sama Mas Adhim aja wis :D. Tapi jujur Aku adalah seorang anak manusia yang sangat unpredictable. Terkadang malas, terkadang malas sekali *Rotfl*. Kadang dalam satu hari aku memiliki banyak ide yang sesungguhnya ingin aku tuangkan dalam bentuk tulisan. Bahkan seringkali sampai bingung sendiri akibat terlalu banyak ide. Tetapi, di satu masa aku justru bingung harus berbuat apa karena tidak ada ide. Semua teori teman-teman yang sok paham, mentah. Salah semua, karena jangankan mereka aku sendiripun nggak atau belum bisa begitu memahami diriku sepenuhnya. Makanya, ketika ada seseorang yang bilang, “I know you so well” itu sudah pasti hanya sebuah omong kosong belaka hahahahaha.
Berbicara dunia tulis menulis, apalagi blogger, tentu kita tidak bisa mengesampingkan seorang cowok yang terlihat cupu namun jenius bernama Raditya Dika. Cupu, karena yaa memang cupu, lihat saja foto dia waktu SMA. Wajahnya adalah potongan wajah perpus yang otomatis tidak memiliki banyak teman bermain. Jenius, iya memang dia jenius, bisa merubah kecupuan / kecemenannya menjadi sesuatu nilai jual hingga dia bisa setenar sekarang. Tenar, sekarang siapa sih orang khususnya anak muda yang tidak mengenal Raditya Dika? Dan mungkin dia adalah satu-satunya orang yang ketika menghina, orang yang dihina tidak tersinggung tapi justru tertawa.
suasana book signing Raditya Dika di Semarang

Kemarin tanggal 8 Februari 2015 dia ada acara di Gramedia Pandanaran Semarang. Acara meet and greet buku Koala Kumal plus book signing. Kebetulan aku lagi di Semarang jadi yaa sempatin aja aku buat datang. Aku datang ke acara itu bertiga bersama dua bujang lapuk yang nggak laku-laku (sama kayak aku) bernama Tomi dan Muhemin. Datang bertiga tapi yang bawa buku Cuma Tomi hahaa. Disanalah si Tomi bertemu dengan gebetannya yang bernama Giezka ciyee ciyee. Oh oke, aku sudah mulai keluar dari topik pembicaraan.

Tomi Azami bersama gebetan, ciyee pegangan tangan

Dalam acara itu sumpah yang mengantre buat sekedar tanda-tangan ngalahin antrian mau masuk surga (secara masjid sepi waktu shalat ashar). Antrian dimulai dari depan mejanya Radit sampai masuk ke toko lantai 1 naik ke lantai 2 turun lagi ke lantai 1 gitu lah. Bahkan ada yang rela mengantre sejak jam 8 padahal acaranya sendiri dimulai jam 14.00 wib !!!! Melihat itu aku jadi ingat,katanya dulu waktu awal-awal karirnya sebagai penulis, orang yang menghadiri acara meet and greetnya hanya seberapa tidak sebanyak itu. Artinya, dia benar-benar merangkak dari dunia bawah tanah, masuk ke gorong-gorong lalu keluarlah dia lewan sedimentasi yang sangat luar biasa. *apa sih*

Banyak orang-orang yang berdiri di sampingku berkata, “ya Tuhaan, pengen foto bareng bang radiiiit.” Tapi aku malah ya Tuhaaan pengen banget foto sama MC nyaa cantik bangeet *abaikan*. Apa yang ada dalam pikiranku adalah.... “seandainya aku bisa seberuntung dia......”

Selasa, 08 Mei 2012

Komentar Beberapa Pemain JUVENTUS



·        Del Piero, "Kami merayakan sukses Scudetto yang kita semua pernah sepenuhnya patut untuk mendapatkannya. Apa yang terjadi malam ini, membayar tahun-tahun sulit yang saya alami. Saya terutama memikirkan sekitar tahun 2006. Saya ingat segala sesuatu di tahun itu. Dan itu juga mengapa Scudetto saat ini memiliki rasa khusus. Ini adalah cerita yang hebat dan saya senang telah menjadi bagian dari itu. "

·        Buffon,‘’ Pada malam ketika Juventus Stadium ini diresmikan Aku berkata, "Aku adalah milik klub ini. Ini adalah klub yang telah membuat sejarah dan kami harus menghormati itu.” Keesokan harinya saya berkata: "Kami akan memenangkan Scudetto tahun ini".


·        Barzagli, ” "Kami sangat senang. Perburuan gelar juara adalah antara kami dan Milan, tapi saya pikir ini kemenangan (Scudetto) yang layak. "


·        Bonucci, “Luar biasa!!!!! Kami telah menunjukkan keinginan kita untuk memenangkan Scudetto dengan cara Juventus yang sebenarnya. Kami telah menunjukkan dengan pertunjukan besar - seperti ketika melawan Inter, Milan dan Napoli - bahwa kita pantas untuk memenangkan Scudetto nomor tiga puluh "


·        Chiellini, “semua orang tahu kami kebobolan sanagt sedikit. Kami akan merayakannya malam ini, tapi kami ingin mengakhiri musim dengan tak terkalahkan dan memenangkan Coppa Italia. "


·        Marchisio, "Saya sudah menunggu Scudetto ini sejak saya masuk ke tim utama. Baik pemain dan penggemar telah menderita selama dua tahun terakhir. Manajer mungkin telah menjadi aspek yang paling penting. Dia memberikan kita identitas dan keinginan untuk menang. "


·        Pirlo, "Ini merupakan gelar yang layak yang kita inginkan dari awal tahun ini. Kami telah bermain baik dan kami akan menikmati saat ini. Saya datang ke sini untuk menang dan saya telah berhasil melakukannya. "


·        Borriello, "Ini semua kerja keras tim. Tim yang jelas pantas untuk scudetto ini keluar sebagai pemuncak. "

·        Matri, "Rasanya aneh dan indah. Tidak satupun dari kita yang mengharapkan ini di awal musim dan kami telah secara bertahap mendapatkan kesadaran dan kepercayaan. Ini merupakan gelar yang layak. "


·        Quagliarella, "Ini Scudetto pertama saya dan ini merupakan suka cita yang tak terlukiskan. Menjadi tak terkalahkan membuat Anda merasa benar-benar tak terkalahkan. Pikiran pertama saya adalah untuk keluarga saya. Mereka tahu betapa aku menderita setelah cedera lutut dan menghargai betapa pentingnya kemenangan ini adalah untuk saya. "

   TEGUH PRADHANA, “IL NOSTRO DELLA SCUDETTO NUMERO 30 ^_^, Ini adalah scudetto nomer 30 kita “


LJK Kuis Bhs. Inggris Set 1

  Ku Peluk Hatimu - NOAH Soal bisa dilihat di pdf yang sudah saya kirimkan LJK Kuis set-1 klik aja disini